Panduan dan Cara Budidaya Belut
Panduan dan Cara Budidaya Belut. Belut adalah sekumpulan ikan yang
berbentuk menyerupai ular, habitat
alaminya adalah di air darat, daging belut mempunyai banyak manfaat bagi
kesehatan karna belut kaya akan nutrisi, sehingga belut bnyak dicari, tetapi
hasil penagkapan belut dari alam semakin sedikit karna permintaan yang
semakin bertambah, oleh karna itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas
tentang budidaya belut.
Cara budidaya
Budidaya belut dapat dilakukan dengan 2
cara yaitu budidaya dikolam dan budidaya drum, pertumbuhan belut sangat di
dukung oleh media budidayanya, klo tdk cocok pertumbhan belut akan lambat.
Belut hidup didaerah berlumpur jadi media
haru di isi dengan lumpur, lumpur yang ideal adalah lumpur yang berasal dari
sawah dan Karena belut tetap memerlukan air maka dalam beternak belut dalam media
kolam/drum ini sebagai habitat hidupnya, media kolam/drum diberi air sampai
ketinggian 15 cm dari media teratas. Jangan lupa tanami dengan tanaman air, tanaman air harus menutupi
menutupi ¾ besar kolam/drum, tanaman air ini Untuk
menjaga kelembapan dan menjadi pelindung belut dari suhu panas.
sebelum bibit belut dimasukkan dalam media , media perlu didiamkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan tambahan untuk belut nantinya secara alami seperti jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik. Setelah itu baru bibit belut yang akan diternakkan dimasukkan.
sebelum bibit belut dimasukkan dalam media , media perlu didiamkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan tambahan untuk belut nantinya secara alami seperti jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik. Setelah itu baru bibit belut yang akan diternakkan dimasukkan.
Pemeliharaan belut
1.
Pemberian pakan
Pakan diberikan pada hari ke 3 setelah bibit di masukkan dalam
media kolam/drum, pakan yang dapat diberikan adalah cacing, ikan –ikan kecil,
kecebong dan cacahan keong emas atau bekicot, usahakan pakan yang diberikan
masih segar dan pemberian pakan dilakukan pada sore hari sektar pukul 17.00,
Untuk menambah nafsu makan dapat diberi temulawak Curcuma xanthorhiza. Sekitar
200 g temulawak ditumbuk lalu direbus dengan 1 liter air. Setelah dingin, air
rebusan dituang ke kolam pembesaran. Pilih tempat yang biasanya belut
bersembunyi,
2.
Pengaturan air
Pengaturan air bertujuan agar
bekas makanan tdk menumpuk, pekerjaan ini dilakukan dengan mengalirkan air
kemedia, baiknya air yang masuk kemedia berbentuk percikan, kualitas air juga
harus diperhatikan, air yang ideal untuk belut adalah ph 5 – 7 dan suhu air
adalah 26-28 derajat C, selain itu kolam yang sudah diganti airnya diberikan
EM4 yang bertujuan untuk menetralkan sisa-sisa makanan, pemberian EM4 dengan
dosis kira-kira ½ sendok makan dalam 1 liter air.
Panen
Pemaneman belut bisa dilakukan
ketika belut berumur 3-4 bulan tergantung keinginan atau permintaan pasar,
usahakan jangan terlalu lama panen karna belut memiliki sifat kanibal. Demikianlah
artikel yang berisi informasi tentang panduan dan cara budidaya belut, semoga
artikel ini bermanfaat dan salam sukses selalu.

