Rabu, 27 Mei 2015

Panduan dan Cara Budidaya Belut

Panduan dan Cara Budidaya Belut

     Panduan dan Cara Budidaya Belut. Belut adalah sekumpulan ikan yang berbentuk menyerupai ular,  habitat alaminya adalah di air darat, daging belut mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan karna belut kaya akan nutrisi, sehingga belut bnyak dicari,  tetapi  hasil penagkapan belut dari alam semakin sedikit karna permintaan yang semakin bertambah, oleh karna itu pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang budidaya belut.

Cara budidaya
     Budidaya belut dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu budidaya dikolam dan budidaya drum, pertumbuhan belut sangat di dukung oleh media budidayanya, klo tdk cocok pertumbhan belut akan lambat.
    Belut hidup didaerah berlumpur jadi media haru di isi dengan lumpur, lumpur yang ideal adalah lumpur yang berasal dari sawah dan Karena belut tetap memerlukan air maka dalam beternak belut dalam media kolam/drum ini sebagai habitat hidupnya, media kolam/drum diberi air sampai ketinggian 15 cm dari media teratas. Jangan lupa tanami  dengan tanaman air, tanaman air harus menutupi menutupi  ¾  besar kolam/drum, tanaman air ini Untuk menjaga kelembapan dan menjadi pelindung belut dari suhu panas.

    sebelum bibit belut dimasukkan dalam  media , media perlu didiamkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan tambahan untuk  belut nantinya secara alami seperti jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik. Setelah itu baru bibit belut yang akan diternakkan dimasukkan.

Pemeliharaan belut
1.       Pemberian pakan
     Pakan diberikan pada  hari ke 3 setelah bibit di masukkan dalam media kolam/drum, pakan yang dapat diberikan adalah cacing, ikan –ikan kecil, kecebong dan cacahan keong emas atau bekicot, usahakan pakan yang diberikan masih segar dan pemberian pakan dilakukan pada sore hari sektar pukul 17.00, Untuk menambah nafsu makan dapat diberi temulawak Curcuma xanthorhiza. Sekitar 200 g temulawak ditumbuk lalu direbus dengan 1 liter air. Setelah dingin, air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Pilih tempat yang biasanya belut bersembunyi,
2.       Pengaturan air
     Pengaturan air bertujuan agar bekas makanan tdk menumpuk, pekerjaan ini dilakukan dengan mengalirkan air kemedia, baiknya air yang masuk kemedia berbentuk percikan, kualitas air juga harus diperhatikan, air yang ideal untuk belut adalah ph 5 – 7 dan suhu air adalah 26-28 derajat C, selain itu kolam yang sudah diganti airnya diberikan EM4 yang bertujuan untuk menetralkan sisa-sisa makanan, pemberian EM4 dengan dosis kira-kira ½ sendok makan dalam 1 liter air.

Panen

     Pemaneman belut bisa dilakukan ketika belut berumur 3-4 bulan tergantung keinginan atau permintaan pasar, usahakan jangan terlalu lama panen karna belut memiliki sifat kanibal. Demikianlah artikel yang berisi informasi tentang panduan dan cara budidaya belut, semoga artikel ini bermanfaat dan salam sukses selalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar