Rabu, 13 Mei 2015

Hama Tanaman Anggrek dan Cara Penanggulanganya


Hama Tanaman Anggrek dan Cara Penanggulanganya

 

Hama Tanaman Anggrek dan Cara Penanggulanganya.  Tanaman anggrek adalah tanaman yang sering terserang hama, berikut ini adalah nama  hama yang sering mnyerang tanaman anggrek dan cara penanggulan hama tersebut

1.     Tungau/kutu perisai 

o    Gejala: menempel pada pelepah daun; b’warna kemerahan jumlahnya banyak; bekas serangan b’upa b’cak hitam & merusak daun.

o    Pengendalian: digosok dengan kapas & air sabun; apabila serangan  sdh  parah, harus disemprot oleh insektisida dengan dosis 2 cc/liter.

2.     Semut

 o    Gejala: merusak akar & tunas muda yg disebabkan oleh cendawan.

o    Pengendalian: pot direndam dlm air & ciptakan lingkungan b’sih di sekitar rak/sebaiknya pot digantung.

3.     Belalang 

o    Gejala: pinggiran daun rusak dengan luka b’gerigi tak b’aturan. utk jenis belalang b’ukuran kecil, perlu pengamatan cermat.

o    Pengendalian: segera semprotkan insektisida yg b’sifat racun kontak/yang sistematik; bila jumlahnya sedikit bisa langsung dimusnahkan/dibunuh.

4.     Trips 

o    Gejala: menempel pada buku-buku batang & daun muda; menimbulkan b’cak abu-abu dipermukaan daun & merusak bunga hingga bentuk bunga tdk menarik.

o    Pengendalian: secara periodik & t’atur pot anggrek disemprot insektisida.

5.     Kutu Babi

 o    Gejala: kerusakan yg ditimbulkan spt akibat semut; tapi tdk menyerang tunas   daun.

o    Pengendalian: perendaman dpt mengusir kutu babi dr pot anggrek
 

6.     Keong

o    Gejala: menyerang lembaran daun anggrek.

o    Pengendalian: dlm jumlah sedikit cukup diambil/dibunuh; bila jumlah banyak perlu memakai insektisida/dijebak dengan bubuk prusi.

7.     Red Spinder
 
    o    Gejala: b’cak putih di bagian bawah daun; permukaan atas menjadi kuning            dan lama  kelamaan daun mati.

o    Pengendalian: bila sedikit cukup diambil dengan menggunakan isolatip lalu dibakar/menggosok daun dengan alkohol; apabila banyak maka perlu menggunakan insektisida dengan bahan aktif diazinon, dicofol.

8.     Kumbang

o    Gejala: yg t’serang akan b’lubang-lubang khusus kumbang penggerek batang kerusakannya b’upa lubang di tengah batang & tdk nampak dr luar; Larvanya yg menetas dr telur merusak daun anggrek.

o    Pengendalian: menyemprotkan tanaman yg diserang dengan menggunakan insektisida sistemik secara rutin; b’sihkan pot dr kepompong & telur kumbang dengan jalan memindahkannya ke pot baru & media tanam yg baru pula. 

9.     Ulat daun

o    Gejala: menyerang daun, kuncup bunga, tunas daun maupun bunga yg sedang mekar.

o    Pengendalian: kalau jumlahnya sedikit (2–5 ekor) dpt dibunuh dengan tangan; bila banyak dpt menggunakan insektisida sistemik; tanaman yg tlah diserang sebaiknya dipisahkan dengan tanaman yg masih sehat.

10.  Kepik

 o    Gejala: menghisap cairan daun tanaman anggrek, sehingga menyebabkan bintik      putih/kuning; tanaman yg diserang lama kelamaan akan gundul & tdk hijau lagi

o    Pengendalian: semprotkan insektisida yg sama spt utk membasmi serangga lainnya, spt ulat, kumbang & trips.


11.  Kutu Tudung

o    Gejala: daun menjadi kuning, tdk sehat, lalu b’warna coklat & mati.

o    Pengendalian: spt halnya membasmi ulat kumbang & trips.

 
   Demikianlah di atas informasi mengenai nama hama tanaman anggrek, gejala yang ditimbulkan dan cara penanggulanganya, semoga artikel ini bermannfaat dan salam sukses slalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar